BREAKING NEWS

Meningkatnya Ketimpangan Gender di Padang Lawas: Saatnya Perempuan Mendapat Ruang yang Setara


Sibuhuan, - moderasinews.com -Meningkatnya Indeks Ketimpangan Gender (IKG) di Kabupaten Padang Lawas menjadi perhatian berbagai kalangan. Kondisi tersebut dinilai sebagai sinyal bahwa upaya mewujudkan kesetaraan gender dan meningkatkan partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah masih menghadapi tantangan yang serius.

Wakil Ketua I Korps PMII Putri (Kopri) PC PMII Padang Lawas, Ence Daulay, menilai meningkatnya ketimpangan gender harus menjadi bahan evaluasi bersama bagi pemerintah daerah, partai politik, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.

"Perempuan memiliki kemampuan, kapasitas, dan hak yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Karena itu, meningkatnya ketimpangan gender di Padang Lawas harus menjadi perhatian serius agar perempuan mendapatkan ruang yang lebih setara dalam berbagai sektor kehidupan," ujarnya, Rabu (24/6/2026).

Menurut Ence, masih rendahnya keterwakilan perempuan dalam ruang pengambilan keputusan dapat berdampak pada minimnya perspektif perempuan dalam penyusunan kebijakan publik. Padahal, banyak persoalan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan perempuan dan anak, pendidikan, kesehatan, serta kesejahteraan keluarga yang membutuhkan perhatian lebih besar.

Ia menegaskan bahwa kesetaraan gender bukanlah upaya untuk menempatkan perempuan di atas laki-laki, melainkan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap warga negara untuk berkembang dan berpartisipasi sesuai dengan kemampuan masing-masing.

"Kita ingin melihat perempuan Padang Lawas lebih percaya diri mengambil peran di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, maupun politik. Ketika perempuan diberi kesempatan yang setara, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh perempuan itu sendiri, tetapi juga oleh keluarga dan masyarakat secara luas," katanya.

Lebih lanjut, Kopri PC PMII Padang Lawas mendorong pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat program pemberdayaan perempuan, pendidikan politik, pelatihan kepemimpinan, serta pengembangan kapasitas perempuan muda agar mampu tampil sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, pembangunan yang inklusif tidak akan terwujud tanpa keterlibatan perempuan yang aktif dalam berbagai sektor strategis. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama untuk menghapus berbagai hambatan yang masih membatasi ruang gerak perempuan dalam kehidupan sosial, ekonomi, maupun politik.

Ence Daulay berharap seluruh pihak dapat bersinergi menciptakan lingkungan yang mendukung partisipasi perempuan dalam pembangunan daerah.

"Kesetaraan gender adalah bagian dari pembangunan yang berkeadilan. Sudah saatnya perempuan Padang Lawas memperoleh ruang yang setara untuk berkarya, berkontribusi, dan mengambil bagian dalam menentukan masa depan daerah," tutupnya.
Posting Komentar